
Usai fasa menjuarai Indonesian Idol, Lyodra merilis beberapa single yang berawal dengan lagu kejayaannya di Idol, “Gemintang Hati” sehingga “Sabda Rindu” yang dirilis beberapa bulan lalu yang kedua-duanya diproduksi producer on demand, LaleIlmanNino selain single lain ciptaan Anji seperti “Tentang Kamu”
Di saat pesaing terdekatnya Tiara Andini sudah mengerdarkan EP duet bersama Arsy Widianto dan rangkaian solo tanpa henti, Lyodra menyusun kembara muziknya lebih berhati-hati sehingga terhasilnya album self-titled ini. Terhasil dalam 8 trak kesemuanya dengan 4 lagu baru yang belum dirilis sebagai single.
Pertaruhan album ini bermula dengan single “Kalau Bosan” (Ade Govinda) yang dibuka lembut dengan petikan gitar yang terhasil sebagai naskhah Pop yang cukup catchy. Korusnya menyatu baik dengan lirik yang ditulis. Vokal Lyodra juga in control, tiada lagi unnecessary vibrato yang berlebihan.
“Oe.. Oe..” (Dipha Barus / Monica Karina) lebih menarik perhatian saya. Spirit lagu ini mengeluarkan sisi muda Lyodra yang nyata sangat sesuau dengan usianya. Attitude nyanyiannya dapat, feel dan groove di lagu ini juga begitu menyatu cukup baik sekali. This one definitely a repeat mode.
Album ini terisi 2 lagu ballad iaitu “Dibanding Dia” (Ade Govinda) dan “Pesan Terakhir” (Mario G Klau) yang terhasil mengikut patern suara Lyodra. Saya begitu melayang melayani suara merdunya di lagu “Dibanding Dia” cukup lembut tanpa perlu terlalu overpower the molody.
Debut ini overall saya kira cukup baik untuk bakat seperti Lyodra. Keseimbangan antara penghasilan Balada dan Pop mid tempo itu terasa tanpa perlu terlalu bereksperimen dengan lagu-lagu yang terlalu kompleks.
Hal yang paling penting adalah kawalan vokal Lyodra sangat baik di album ini kerana saya sangat tidak menggemari konsep nyanyian vibrato Lyodra dalam kebanyakan persembahan nyanyian live tetapi diselamatkan produser berpengalaman di album ini.
8/10
ARTIKEL BERKAITAN
Pamungkas Melepas Emosi Lewat Rakaman Ulang “Pupus” dan “Risalah Hati”